seputaran sultra.com- konsel Tak Lengkap Rasanya Bila Mengunjungi Konawe Selatan Tak Mampir Di Wisata Iwoi Wanggu Yang Terletak Di Desa Konda Satu Kecamatan Konda, Wisata Baru Yang Memiliki Keindahan Alam Yang Eksotis Bisa Memanjakan Keluarga
Wisata iwoi wanggu yang berada tak jauh dari perkotaan kota kendari bisa di tempuh hanya dengan menghabiskan waktu sekitar 30 menit sudah bisa menikmati ke indahan wisata iwoi wanggu 
Saat berada di wisata,Iwoi wanggu sendiri banyak memberikan keindahan alam yang begitu asri karna letaknya juga berada jauh dari pemukiman warga,alamnya yang masih terjaga membuat para pengunjung betah ketika berada disana
Tak kala menarik ketika sudah di lokasi wisata iwoi wanggu, para pengelola memberikan pelayanan yang begitu nyaman untuk menikmati spot spot wahana bermain seperti kolam renang anak,pemancingan,kasebo,kuliner dan dilengkapi dengan live musik.
Untuk biaya tarif masuk terjangkau bagi masyarakat menengah
.Biaya parkir motor hanya 2000 rupiah
Biaya parkir mobil hanya 5000 rupiah
Sedangkan untuk kajebo yang berukuran kecil bisa dinikmati dengan gratis, berbeda dengan kajebo yang berukuran 4×6 untuk menikmatinya pengunjung di kenakan tarif karena sudah tersedia untuk tempat cas HP, juga disiapkan live musik
Adapun untuk menikmati wahana wisata di kenakan sepuluh ribu perorang
Kades konda satu agus salim saat di temui pihak awak media mengatakan,” ini karna mendukung dan menyukseskan program presiden joko widodo sala satunya adalah peningkatan ekonomi kreatif, langka pembangunan wisata inilah yang tepat kami lakukan untuk mendorong peningkatan perputaran ekonomi masyarakat desa konda 1″
Lanjut kades konda 1″Wisata iwoi wanggu ini kami bangun menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) Namun setelah di bangun kami melihat ada potensi besar dalam hal perputaran ekonomi Sehingga kami masi terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan wisata ini”
“Alhamdulilah baru tiga tahun kami membuka wisata ini Sudai ramai di kunjungi pengunjung”, kata kades konda 1 saat di wawancarai diwisata iwoi wanggu

“Untuk pengelolaan nya sendiri masuk di bumdes kami dari desa sendiri hanya melakukan pembagunan dan pemantauan karena ini merupakan salah satu visi misi kami.,tutupnya


