Pengurus KNPI BOMBANA Bersama Tokoh Masyarakat Kabaena Tengah,Awaludin Dan Senator Hj, Andi Nirwana
Liputan seputaran sultra.Com
Bombana- Agenda pembahasan penetapan tapal batas wilayah Kecamatan Kabaena Tengah menemui stagnasi. Hal ini setelah Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Man Arfa yang memimpin jalannya rapat memutuskan untuk tidak meneruskan/pending penetapan sebagai sikap Pemerintah Daerah dalam merespon masa Aksi Aliansi Peduli Kabaena (APK) yang berasal dari Kabaena.
Padahal rencananya, agenda penetapan tapal batas wilayah Kecamatan Kabaena Tengah akan diselesaikan dalam pertemuan yang dihelat di Ruang Rapat Bupati Bombana, Rabu (2/3/2022).
Menanggapi Hal tersebut, Muh. Arham, Ketua DPD KNPI Bombana mengatakan bahwa hal tersebut merupakan domain Pemerintah Daerah dalam hal ini Pak Sekda yang memimpin langsung rapat pembahasan tapal batas wilayah.
“Apa yang disampaikan Pak Sekda adalah sikap PEMDA yang tepat dan demokratis, dan itu harus kita hormati, tentu beliau sudah mempertimbangkan sebelum memutuskan untuk pending penetapan tapal batas wilayah kabaena Tengah”, jelas Arham.
“Dengan penundaan ini berarti Pak Sekda sebagai representasi Pemerintah Daerah memberi ruang demokrasi dan ruang riset serta sosialisasi yang lebih kepada Tim Kerja dalam melaksanakan tugas lapangan, kita berharap hasil penetapan tapal batas wilayan oleh Pemda nantinya akan diterima dan dihormati oleh semua pihak,” Tutup Ketua DPD KNPI Bombana.



