Lewati ke konten
News

Di Tuding Menganiaya Masyarakat: Sartin S.H,Akan Menempu Jalur Hukum

Bagikan:

Di Tuding Menganiaya Masyarakat,Sartin S.H,Akan Menempu Jalur Hukum
LIPUTAN SEPUTARANSULTRA.COM
Konsel – Sartin S.H,Klarifikasi atas tuduhan dirinya telah,menganiaya sala satu Masyarakat,ini pencemaran nama baik dan fitnah baik pribadi saya dengan perusahaan(PT.MS).Rabu/04/01/2023.,”

“Kami dari pihak perusahaan Marketindo Selaras(PT.MS)memastikan tidak penganiayaan terhadap Masyarakat, tetapi dia terjatuh sendiri akibat panik,dan itu bisa kami buktikan dengan saksi yang ada di TKP tempo Hari,saya sebagai Humas,mewakali perusahaan suda berjalan sesuai koridor hukum yang ada,terkait pemberitaan dibeberapa media Onnline saya pastikan itu Fitnah,dan kami akan meminta pertanggung jawaban hukum terhadap pemberitaan tersebut.,”pungkas Humas(PT.MS),Sartin S.H

HUMAS P.T MS,Sartin S.H, juga memaparkan kronologis kejadian saat dirinya,bersama rombongan perusahaan ingin melakukan penggusuran di wilaya lahan TKP tersebut ,”

“Saat kami pihak perusahaan ingin menggusur lahan(tanah) yang terletak diDesa Teteasa kecamatan Angata yang di beli perusahaan pada tahun 1997 kepada bapak Labanuru,disitulah terjadi diskusi namun kami dari pihak perusahaan selalu mengutamakan aturan hukum,namun di selah selah diskusi tiba tiba salasatu masyarakat terjatu sendiri tanpa ada gesekan fisik,padahal kami pihak perusahaan menjelaskan bahwa,Lahan tersebut pada tahun 1997 sampai 2003 kami tanami tebuh, hanya karena akibat krisis moneter beberapa tahun lalu kami sempat terhenti penanaman,” Jelasnya

Lanjut”Sartin, SH juga menambahkan bahwa saat ini perusahaan ingin membuka lahannya semua, sehingga kami mau lakukan penggusuran lahan perusahaan, tetapi setibanya kami di lahan yang di tujuh, kami langsung di hadang oleh oknum masyarakat yang mengaku bahwa lahan tersebut merupakan miliknya

Kemudian kami lakukan mediasi terhadap oknum masyarakat, yang melibatkan beberapa masyarakat, pihak kepolisian dan pihak perusahaan yang hadir tetapi oknum masyarakat tersebut tidak menerimanya dan panik, sehingga karena kepanikannya dia terjatuh sendiri

“Akibatnya, oknum masyarakat tersebut hampir pingsan, tak tega melihatnya sayapun berinisiatif membawanya ke puskesmas motaha untuk di lakukan perawatan,”Tutupnya

Bagikan:

admin

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.