Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 14 Feb 2026 22:26 WITA ·

Manfaatkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN UHO Gandeng PKK Pongkalaero Olah Rempah Jadi Jamu Tradisional


 Manfaatkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN UHO Gandeng PKK Pongkalaero Olah Rempah Jadi Jamu Tradisional Perbesar

KABAENA, SEPUTARANSULTRA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Berdampak Universitas Halu Oleo (UHO) Batch I Tahun 2026 kembali menggelar program pemberdayaan masyarakat. Kali ini, mereka menggandeng ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pongkalaero untuk mengikuti demonstrasi pembuatan jamu tradisional.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (14/02/2026) ini, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara pengolahan tanaman obat keluarga (TOGA) yang tepat dan higienis.

Pemateri kegiatan dari Jurusan Farmasi UHO,
Nur Iftitah Azzahra, Elsa L. Male dan Fitria Purnama Ramadani, dalam pemaparan mereka menjelaskan bahwa Desa Pongkalaero memiliki potensi sumber berupa rempah-rempah yang melimpah, seperti kunyit, jahe, dan temulawak. Namun, pemanfaatannya seringkali belum maksimal atau pengolahannya belum sesuai standar kesehatan.

“Sebagai mahasiswa Farmasi, kami ingin membagikan ilmu mengenai cara ekstraksi sederhana namun efektif. Tujuannya agar kandungan zat aktif dalam rimpang-rimpangan ini tidak rusak saat dimasak, sehingga khasiatnya untuk meningkatkan imunitas tubuh bisa didapatkan secara maksimal,” ujar perwakilan mahasiswa tersebut di sela-sela demonstrasi.

Dalam prakteknya, para mahasiswa memperlihatkan proses dari awal hingga akhir. Mulai dari pemilihan bahan yang segar, proses pencucian, pemarutan, hingga teknik perebusan dengan suhu yang tepat. Aroma khas rempah-rempah pun memenuhi ruangan kantor desa, menambah antusiasme para peserta.

Perwakilan PKK Desa Pongkalaero menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang memegang peran vital dalam menjaga kesehatan keluarga.
“Ilmu ini sangat berguna. Ternyata membuat jamu yang enak dan sehat itu ada tekniknya. Selain untuk konsumsi keluarga, ini juga bisa jadi ide usaha rumahan bagi ibu-ibu di sini,” ungkapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi mencicipi jamu hasil olahan bersama dan foto bersama. Diharapkan, pasca kegiatan ini, masyarakat Desa Pongkalaero dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga melalui pemanfaatan obat-obatan herbal yang tersedia di sekitar lingkungan mereka.
(Tim Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Atasi Masalah Sampah, Pemdes Pongkalaero dan Mahasiswa KKN UHO Resmikan Insinerator Bersumber dari APBDes

13 Februari 2026 - 17:57 WITA

Cerita Jembatan Lakambula yang ‘Disulap’ Warga dan Aparat Lewat Gotong Royong

10 Februari 2026 - 13:27 WITA

Sosialisasi Gemarikan, Jaelani Dorong Peningkatan Gizi dan Kesejahteraan Nelayan di Muna

8 Oktober 2025 - 22:54 WITA

Rumah Aspirasi Bang Jay Gagas Pertanian Alami Berbasis Kearifan Lokal di Muna Barat

3 Februari 2025 - 00:32 WITA

Refleksi Akhir tahun 2024: Pemuda Mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah

28 Desember 2024 - 18:12 WITA

Menuju Masa Depan Berkelanjutan: Strategi Diversifikasi untuk Pekerja Lokal Tambang Nikel Kabaena

22 Desember 2024 - 06:03 WITA

Trending di News