Liputan Seputaransultra.Com
Kendari – Tanggap Kasus Stunting, Dinas Kesehatan(Dinkes), Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Laksanakan Bimbingan Mendalam Tentang Falidasi Data Stanting yang melibatkan (25) puskesmas sekabupaten konawe selatan Guna Evaluasi Rencana Penanganan Tahun 2023.(05/10/2022)
pelaksanaan Kegiatan pelatihan dan bimbingan tersebut bertempat di swisbel hotel Kendari yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 05 – 06 November 2022 dengan serangkaian materi dan praktek pembekalan dalam mengidentifikasi kasus Stanting di kabupaten Konawe Selatan.
Hasta munanto selaku Kasi Gizi Kesehatan Kerja Dan Olahraga Dinkes Konsel menuturkan bahwa kegiatan ini berorientasikan kepada Aksi Konfergensi stanting sebagai pelaksanaan Aksi 7 yang memerintahkan kepada petugas kesehatan gizi agar melakukan pengukuran dan evaluasi terhadap pertumbuhan anak balita.
” Kegiatan ini berorientasi pada Konfergensi stanting pada teman-teman petugas gizi dimasing-masing puskesmas agar mendapat data failid terhadap kasus Stanting pada tahun 2022, melihat dari data survei nasional Studi Status Gizi Indonesia(SSGI), pada tahun 2021 Konsel berada pada angka 28% kasus Stanting terhadap balita sehingga kegiatan ini kami lakukan agar mendapat data failid tahun 2022 dan menjadi bahan rencana di tahun 2023″.
” mengingat pentingnya data Stunting balita tersebut nantinya bukan hanya akan menjadi baha rujukan rencana pada dinas kesehatan saja, melainkan menjadi bahan evaluasi dan rencana bagi 32 dinas yang ada di Konawe Selatan agar bisa saling sinergi untuk menurunkan kasus Stanting balita karena kasus Stanting ini banyak penyebabnya termasuk pememenuhan kebutuhan nutrisi yang berorientasi pada kemiskinan dan lain-lain”.
selain agar bisa mendapat data valid terhadap kasus satanting, Hasta Munanto juga berharap kiranya dengan kegiatan ini Tim Petugas Gizi (TPG), di masing-masing puskesmas bisa bekerja secara lebih profesional dan juga Bertangung jawab demi kesehatan generasi daerah Konawe Selata lebih sehat lagi tutup nya







