Liputan seputaran sultra. Com
SALAM PEMUDA
Catatan ini hanya berasal dari saya di pelosok negeri Merah Putih bernama INDONESIA—-yang coba melihat KNPI secara utuh dan objektif—-tentu bukan soal dogma parsial, apalagi apologi “membabibuta”. Ini hanya pemikiran sederhana dari kami anak rakyat yang punya harapan agar panji kebesaran KNPI bisa berkibar gagah di bawah merah putih sebagai tempat berhimpunnya pemuda Indonesia.
Minggu, 13 Maret 2022 bertempat di Hotel Claro—salah satu hotel terbesar dan termegah di Kendari, Ibukota Sulawesi Tenggara, pelaksanaan Pelantikan pengurus DPD KNPI SULTRA di bawah kepemimpinan Bung Muh. Amsar sebagai Ketua, Bung Alimusafar sebagai sekretaris dan Bung Zulkarnaen sebagai bendahara digelar. Tetapi, serimoni pelantikan ternyata adalah kegiatan yang teragenda nomor dua ditanggal merah kalender masehi tersebut.
Adalah Dialog Pemuda dengan pemateri tokoh muda nasional dan daerah serta mantan Ketua-ketua KNPI yang menjadi agenda nomor satu di hari itu. Sebut saja, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Beliau adalah Ketua Komisi II DPR-RI dan Mantan Ketua Umum DPP KNPI yang hadir langsung sebagai pemateri. Ada juga Ali Muchtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Bung Idrus Marham mantan Ketua Umum DPP KNPI yang pernah penjabat sebagai Menteri Sosial dan Sekjend salah satu partai besar di Republik ini, keduanya menyampaikan materi via daring. Untuk tokoh Sulawesi Tenggara, ada Bung Sahrun Gaus (Sekretaris PMI SULTRA), Bung Zumi Kudus (Birokrat) dan Bung Endang SA (Ketua Partai Demokrat Sultra), Ketiganya adalah Mantan Ketua DPD KNPI SULTRA.
Adalah fakta sejarah, bahwa Bung Haris Pertama yang saat ini sebagai Ketua Umum DPP KNPI merupakan mandataris Kongres KNPI di Bogor—-terpilih menggantikan Rifai Darus melalui mekanisme yang benar dalam forum Kongres yang konstitusional. Bung Haris Pertama sebagai Ketua Pemuda Indonesia/KNPI juga telah membuktikan kiprahnya dengan membawa KNPI menjadi laboratorium kepemimpinan pemuda yang selalu hadir dalam memberikan solusi dan advokasi nyata terhadap persoalan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan.
Kongres yang konstitusional tentu melahirkan “mata air” Musda dan Pengurus yang benar disemua tingkatan. KNPI pun dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota bahkan kecamatan terbukti memberi kiprah yang signifikan di masyarakat, daerah, bangsa dan negara. Maka tidak dapat dinafikan bahwa kehadiran senior, mantan ketua-ketua KNPI ditengah kesibukan aktifitas kesehariannya adalah niscaya merupakan dukungan sosiologis dan psikologis bagi Pemuda Indonesia yang berhimpun dalam DPD KNPI SULTRA.
Akhirnya sampailah kita pada kebenaran hakiki bahwa, DPD KNPI SULTRA di bawah kepemimpinan Bung Muh. Amsar secara legalitas, psikologis dan sosilogis adalah “hakkul yakin kesahihannya”. tidak ada kebenaran yang mendua.
Energy Of Harmony
KNPI Untuk Rakyat
Selasa, 15 Maret 2022
Ketua DPD KNPI Bombana
MUH. ARHAM
Reporter Pemrin



